Jawa Timur, LIVESUMUT.com | Media sosial digemparkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan ratusan karyawan pabrik rokok PT Gudang Garam di-PHK.
Video tersebut, yang disebut-sebut direkam di salah satu pabrik Gudang Garam di Tuban, langsung viral dan memicu beragam komentar dari warganet.
Dalam rekaman yang beredar, tampak puluhan karyawan berjabat tangan, seakan menandai momen perpisahan usai pemutusan hubungan kerja (PHK).
Suasana tersebut sontak menjadi perbincangan hangat dan menambah panjang daftar kasus PHK massal yang marak terjadi di berbagai sektor industri belakangan ini.

Respons Warganet: Sindir Janji Pemerintah
Video itu menuai respons keras dari warganet.
Banyak yang menyindir kebijakan pemerintah terkait janji penciptaan lapangan pekerjaan.
“Lah ada kemarin manusia bilang 19 juta lapangan pekerjaan akan ada,” tulis akun @ricosukamotret dikutip pada Minggu (7/9/2025).
“Oke gas, Oke gas, kita PHK massal, tet tet tet…” komentar akun @Rico_Avo dengan nada satir.
Tak sedikit pula yang menyoroti penyebab PHK, di antaranya karena maraknya peredaran rokok ilegal.
“Penyebab terjadinya kerugian besar sehingga banyak yang di PHK akibat banyak rokok ilegal beredar,” tulis akun @Ndiifaa.
Fenomena ini semakin memperlihatkan betapa rentannya kondisi ketenagakerjaan di Indonesia.
Kasus PHK massal sebelumnya juga terjadi di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, teknologi, hingga industri kreatif.
Publik kini berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk menjaga stabilitas lapangan kerja, memberikan solusi nyata bagi pekerja yang terdampak, serta melindungi sektor industri dari ancaman persaingan tidak sehat, termasuk dari produk ilegal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Gudang Garam belum memberikan keterangan resmi terkait video viral tersebut maupun alasan di balik dugaan PHK massal yang terjadi di pabrik Tuban.








