Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Parmaksian: Lima Rumah Ludes, Tanpa Korban Jiwa

245
×

Kebakaran Hebat di Parmaksian: Lima Rumah Ludes, Tanpa Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini

Toba, LIVESUMUT.com – Sebuah kebakaran hebat melanda Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, pada Sabtu siang (7/12/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kebakaran ini menghanguskan lima unit rumah, terdiri dari satu rumah pribadi dan empat rumah kontrakan.

Kapolres Toba AKBP Wahyu Indrajaya, SH, S.I.K, melalui Kapolsek Porsea AKP Daniel Aritonang, membenarkan kejadian tersebut dalam keterangan yang dirilis oleh Kasi Humas Polres Toba AKP Bungaran Samosir.

Kelima pemilik rumah yang terdampak adalah Kaisar Marpaung (50, wiraswasta), Rakbin Silalahi (52, wiraswasta), Bernad Nainggolan (40, supir), Setia Simatupang (37, security PT TPL), dan Dewi Samosir (32, wiraswasta).

Baca Juga :  Sisa Api Masakan Picu Kebakaran Kandang Babi di Siantar Selatan

Ukuran bangunan masing-masing rumah yang terbakar adalah sekitar 4 meter lebar dan 8 meter panjang.

Menurut Bungaran, kebakaran berawal saat Dewi Samosir memasak air di rumahnya sekitar pukul 13.00 WIB dan meninggalkan anaknya, Kevin Manurung (10), di rumah.

Tak lama kemudian, terjadi ledakan tabung gas. Kevin yang ketakutan meminta bantuan tetangganya, Rakbin Silalahi.

Meski para tetangga mencoba memadamkan api, upaya tersebut tidak berhasil, dan api dengan cepat membesar hingga menghanguskan lima unit rumah.

Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan.

Baca Juga :  Respons Cepat Pemkab Simalungun Atasi Jalan Raya–Raya Kahean Putus Total

Dua unit pemadam dari PT TPL dan satu unit dari Pemkab Toba tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api beberapa waktu kemudian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

Pemilik empat rumah kontrakan, James Manurung (60, wiraswasta), warga Kelurahan Pasar Porsea, juga mengalami kerugian akibat peristiwa ini.

Kebakaran diduga terjadi akibat ledakan tabung gas.

Cuaca panas dan material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu serta triplek menyebabkan api cepat menyebar.

Baca Juga :  Dusun V Tak Lagi Gelap: Warga Meranti Timur Apresiasi Bupati Toba

Bungaran menambahkan bahwa para korban saat ini tidak memiliki tempat tinggal dan pakaian.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

 

You cannot copy content of this page