Scroll untuk baca artikel
Advertisement
2 Tahun Anniversary
Bertumbuh dalam Kepercayaan, Bergerak untuk Kebenaran
Advertisement
Iklan Toyota Santo Manalu - Sales Consultant Toyota Deltamas Medan
Peristiwa

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Selokan Desa Naga Timbul

616
×

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Selokan Desa Naga Timbul

Sebarkan artikel ini

Toba, LIVESUMUT.com – Seorang pria paruh baya berinisial BS (60), warga Desa Silamosik I, Kecamatan Porsea, ditemukan tak bernyawa dalam posisi telungkup di selokan (parit) di Desa Naga Timbul Induk, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba, pada Sabtu (7/12/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolres Toba AKBP Wahyu Indrajaya, SH, S.I.K, melalui Kapolsek Lumban Julu AKP R.E. Sitohang, SH, MH, membenarkan kejadian ini.

Pihak kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Menurut keterangan polisi, kejadian bermula saat seorang supir mobil lojing mengganti ban yang pecah di depan warung milik Holmes Sitorus (28), warga Desa Silamosik II.

Baca Juga :  Bupati Toba Sampaikan Nota Pengantar LKPj TA 2024 pada Paripurna DPRD

Saat itu, supir melihat tubuh seseorang di dalam selokan dan memanggil Holmes untuk memastikan.

Holmes mendekat dan melihat mayat seorang pria dalam posisi telungkup, terendam air selokan.

Holmes kemudian memanggil saksi lain, Tommi Butarbutar (47), dan memberitahukan penemuan tersebut.

Tommi bersama sejumlah warga mendekati lokasi, termasuk Peber Sihombing (menantu korban) dan Paska Boru Sitorus (anak korban).

Mereka mengenali korban dari pakaiannya. Setelah mayat dibalik oleh Peber, keluarga memastikan bahwa korban adalah BS.

Korban kemudian dibawa ke rumahnya di Desa Silamosik I, Kecamatan Porsea.

Baca Juga :  Tragis, Seorang Pria di Balige Diduga Bunuh Diri dan Tinggalkan Pesan Terakhir

Menurut Peber Sihombing, korban tidak pulang ke rumah sejak Jumat malam (6/12/2024) setelah menghadiri pesta di lokasi yang berdekatan dengan tempat kejadian.

Ia juga menjelaskan bahwa korban telah lama mengidap penyakit asma.

Kapolsek menjelaskan bahwa korban diduga terpeleset ke dalam selokan dan ditemukan sehari setelah kejadian.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terang AKP R.E. Sitohang.

Di dekat selokan juga ditemukan sepasang sepatu yang diduga milik korban.

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dengan membuat surat pernyataan resmi.

Baca Juga :  Ribut Gara-Gara Kucing, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Damaikan Dua Warga

Kapolsek menyampaikan belasungkawa dan mengimbau warga untuk berhati-hati di lingkungan sekitar, terutama di lokasi yang berpotensi berbahaya.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page