Scroll untuk baca artikel
Daerah

SD Negeri No. 030352 Sipalipali Rusak Parah, 84 Siswa Belajar di Fasilitas Tidak Layak

1249
×

SD Negeri No. 030352 Sipalipali Rusak Parah, 84 Siswa Belajar di Fasilitas Tidak Layak

Sebarkan artikel ini

Dairi,  LIVESUMUT.com – Kondisi memprihatinkan terlihat di SD Negeri No. 030352 Sipalipali yang terletak di Desa Pegagan Julu VII, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

Diduga Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi tutup mata terhadap kerusakan fasilitas pendidikan yang parah di sekolah tersebut, khususnya di ruang kelas VI.

Pada pantauan wartawan pada Senin, 15 Januari 2025, ditemukan meja dan bangku di ruang kelas VI dalam kondisi rusak berat.

Fasilitas ini digunakan oleh 84 siswa yang terpaksa belajar di lingkungan yang tidak layak.

Selain itu, lingkungan sekolah tampak kotor dengan sampah berserakan di berbagai sudut.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan yang layak bagi anak-anak di daerah tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SD Negeri No. 030352 Sipalipali, Nurhayati br Napitupulu, awalnya menyatakan bahwa meja dan bangku di sekolahnya dalam kondisi baik.

Baca Juga :  Longsor dan Banjir Bandang di Silalahi, Dairi: Akses Jalan Lumpuh
Foto meja fasilitas belajar siswa tampak rusak berat.

Namun, setelah wartawan menunjukkan bukti video kondisi kelas VI yang rusak, kepala sekolah tersebut justru memberikan respons yang tidak relevan, mengaku mendadak sakit gigi, dan menghindari menjawab pertanyaan terkait kondisi sekolah.

 

Ketua DPW LSM LIDIK Sumut Soroti Dana BOS dan DAK

Ketua DPW LSM LIDIK (Lembaga Investigasi Dan Informasi Kerakyatan) Provinsi Sumatera Utara, J. Frist Manalu, S.Kom turut angkat bicara mengenai kondisi ini.

Ia mempertanyakan penggunaan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) serta skala prioritas dalam penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi.

“Apa sekolah ini tidak pernah mengajukan perbaikan ke Dinas Pendidikan Dairi? Dan jika sudah, kenapa hingga kini tidak ada tindakan nyata? Apa Dinas Pendidikan Dairi juga tidak pernah melakukan monitoring terhadap kondisi sekolah-sekolah di wilayahnya?” ungkap J. Frist Manalu dengan tegas.

Baca Juga :  Disdik Sumut Terapkan Sekolah Lima Hari Mulai Tahun Ajaran Baru 2025/2026

Menurutnya, kerusakan parah di SD Negeri No. 030352 Sipalipali menunjukkan lemahnya sistem pengawasan dan perencanaan anggaran pendidikan di Kabupaten Dairi.

“Anak-anak harus belajar dengan fasilitas yang memadai. Kerusakan seperti ini bukan hanya mencerminkan pengelolaan dana yang tidak efektif, tetapi juga menandakan kurangnya kepedulian terhadap masa depan generasi penerus,” tambahnya.

 

Tragisnya Pendidikan Dasar di Dairi

Kerusakan parah fasilitas belajar ini menimbulkan keprihatinan mendalam.

Meja dan bangku yang rusak, serta kondisi lingkungan yang kotor, tidak hanya mengganggu proses belajar mengajar tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan siswa.

Bangunan sekolah yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman kini berubah menjadi tempat yang tidak layak untuk aktivitas pendidikan.

Baca Juga :  Proyek Dinas Pendidikan Padangsidimpuan 2025 Diduga Sarat Titipan dan Persekongkolan

Masyarakat setempat menilai kurangnya perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi sebagai bentuk pengabaian terhadap hak pendidikan anak-anak.

Pertanyaan besar muncul: bagaimana mungkin anak-anak di SD Negeri No. 030352 Sipalipali dapat belajar dengan baik dalam kondisi seperti ini untuk generasi Indonesia Emas 2045?

 

Harapan untuk Perbaikan

Wartawan, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi serta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk segera turun tangan.

Langkah konkret sangat diperlukan untuk memperbaiki fasilitas sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang layak bagi siswa.

Pemerintah diharapkan tidak menutup mata terhadap permasalahan ini dan segera bertindak untuk memastikan pendidikan dasar yang berkualitas bagi semua anak.

You cannot copy content of this page