Jakarta, LIVESUMUT.com – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa serta organisasi kepemudaan (OKP) yang terus bersinergi dengan Polri.
Ia juga memastikan bahwa mahasiswa tetap memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dan masukan yang konstruktif.
“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan, OKP, rekan-rekan mahasiswa, rekan-rekan dari KNPI yang terus bisa berkolaborasi dan bersinergi. Dan tentunya selalu kita sampaikan bahwa rekan-rekan tentunya memiliki ruang untuk terus bersuara, memberikan masukan-masukan konstruktif,” ujar Kapolri dalam acara Baksos Presisi, Kamis (27/2/2025).
Kapolri juga menegaskan bahwa TNI dan Polri siap mengawal penyampaian pendapat agar berlangsung dengan tertib dan aman.
Dengan demikian, harapan bersama untuk mendorong pembangunan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta mencapai tujuan nasional demi mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.
Dalam acara Baksos Presisi ini, turut hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, perwakilan mahasiswa, perwakilan BEM, serta OKP. Pada kesempatan ini, sebanyak 161.441 paket sembako disalurkan kepada masyarakat.
Kapolri pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam acara tersebut.
Ia berharap sinergi dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.
“Terima kasih kepada seluruh teman-teman yang tergabung, mudah-mudahan kolaborasi dan sinergisitas ini bisa kita jaga, kita tingkatkan ke depan,” tutup Kapolri.
Terpisah Ketua OKK DPC GRIB Jaya Kabupaten Simalungun, J. Frist Manalu, S.Kom mengapresiasi komitmen Polri dalam membuka ruang komunikasi dengan mahasiswa dan OKP.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan organisasi kepemudaan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif serta mendukung pembangunan nasional.
“Kami sangat mengapresiasi Kapolri yang terus membuka ruang bagi mahasiswa dan OKP untuk berkolaborasi. Ini adalah langkah positif untuk menjaga persatuan dan membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar J. Frist Manalu.













