Scroll untuk baca artikel
Health

Bupati Taput JTP Hutabarat Tinjau SPAM Tarutung, Perintahkan Perbaikan Pipa Segera

761
×

Bupati Taput JTP Hutabarat Tinjau SPAM Tarutung, Perintahkan Perbaikan Pipa Segera

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, M.Si (JTP), meninjau langsung fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tarutung pada Selasa (11/03/2025).

Peninjauan ini dimulai dari Reservoir Air Minum Perumda Mual Na Tio di Tangsi, Tarutung, sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II pada Senin, 10 Maret 2025.

Dalam kunjungannya, Bupati JTP didampingi oleh Direktur Perumda Mual Na Tio, Lamtagon Manalu, S.Si, MSP, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Budiman Gultom, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Dalan Simanjuntak, Kepala Dinas Perizinan Jonner Nababan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2P) Heber Tambunan, serta Kasatpol PP Rudy Sitorus.

Baca Juga :  Honorer di Taput Terpaksa Dirumahkan Akibat Regulasi Baru

Saat meninjau lokasi reservoir, Bupati JTP memberikan instruksi untuk segera melakukan perbaikan terhadap kebocoran pipa transmisi di Siualuompu guna memastikan kelancaran distribusi air bersih kepada masyarakat.

Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Intake Air Baku SPAM Tarutung dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Sumber Air Aek Butar Silangkitang, Sipoholon.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap keluhan masyarakat terkait ketersediaan air minum.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat Tapanuli Utara.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Harga, Bupati Taput Sidak Pasar Tarutung: Berikut Instruksinya!

Diharapkan dengan penanganan yang tepat, sistem penyediaan air minum di wilayah ini dapat berfungsi lebih optimal dan memenuhi kebutuhan warga secara berkelanjutan.

You cannot copy content of this page