Simalungun, LIVESUMUT.com – Kepala Puskesmas (Kapus) Perdagangan, dr. Monalis O. Manihuruk, menunjukkan kepeduliannya terhadap warga disabilitas di Perdagangan III dengan langsung memimpin pemeriksaan terhadap Chairul Anwar Saragih, seorang warga yang kakinya diamputasi pada tahun 2023 setelah terjatuh di kamar mandi.
Chairul Anwar Saragih saat ini tinggal menumpang di rumah kakaknya yang telah meninggal dunia.
Informasi mengenai kondisinya diperoleh dr. Monalis dari masyarakat setempat, yang melaporkan bahwa Chairul kembali mengalami musibah serupa.
Menanggapi hal tersebut, dr. Monalis langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Chairul mengalami benturan yang menyebabkan keseleo atau terkilir di bagian pantat dan pinggang.
“Setelah kami periksa ito, bapak Chairul tersebut mengalami sakit seperti terkilir akibat benturan ke lantai,” ungkap dr. Monalis.
Sebagai langkah awal, pihak Puskesmas akan memberikan obat pereda nyeri untuk membantu mengurangi rasa sakit yang dialami Chairul.
“Nanti kita akan berikan obat untuk mengurangi rasa sakitnya dan nanti pihak keluarga akan kita arahkan mengambil obatnya ke Puskesmas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chairul juga berbagi kisah mengenai kondisi yang dialaminya.
Ia menjelaskan bahwa amputasi yang dilakukan pada tahun 2023 disebabkan oleh pembusukan akibat penyakit diabetes yang dideritanya.
“Tahun 2023 lalu buk, kaki saya harus dioperasi amputasi karena sudah pembusukan karena saya menderita sakit gula,” ujar Chairul.
Akibat amputasi tersebut, Chairul mengalami keterbatasan aktivitas dan berharap ada perhatian dari instansi terkait, khususnya Dinas Sosial, agar dapat membantu dirinya mendapatkan kaki palsu.
“Selama kaki saya diamputasi, saya tidak bisa beraktivitas lagi, dan saya berharap sekali pihak instansi terkait pemerintah (Dinas Sosial) dapat memperhatikan kondisi saya,” tambahnya.
Mendengar keluhan tersebut, dr. Monalis merasa terharu dan berharap agar permohonan bantuan kaki palsu untuk Chairul dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun.
“Semoga nanti harapan bapak tersebut untuk permohonan kaki palsunya dan dibantu ito Manalu selaku dari media secepatnya terealisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Chairul masih berharap agar Pemerintah Kabupaten Simalungun segera menanggapi permohonannya untuk mendapatkan kaki palsu, sehingga ia dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik.








