Padang Lawas, LIVESUMUT.com | Suasana malam peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Padang Lawas (Palas) berubah semarak dengan dentuman ritmis 61 grup drumband dan marching band pelajar yang memukau ribuan warga, Selasa (15/7/2025).
Dari sore hingga larut malam pukul 23.00 WIB, kawasan Lapangan Maduma hingga Alun-Alun Lapangan Merdeka Sibuhuan disulap menjadi panggung akbar kreativitas pelajar.
Ratusan siswa SD, SMP, dan sederajat tampil penuh energi dengan seragam warna-warni, alat musik tiup dan perkusi berkilauan, serta formasi yang teratur namun atraktif. Dimulai dari Lapangan Maduma, para peserta berkonvoi menyusuri jalan utama menuju pusat keramaian di Alun-Alun.
Di sepanjang rute, ribuan warga dari berbagai kecamatan tampak antusias menyambut dan memberi semangat kepada anak-anak mereka.
Panggung besar itu menjadi ajang kebanggaan keluarga sekaligus hiburan rakyat.
“Anak kami sudah latihan berminggu-minggu. Kami datang rombongan untuk memberi semangat,” ujar Ramenna Manik, orang tua siswa dari SMP Negeri 1 Barumun, penuh bangga, saat ditemui di tepi Alun-Alun.
Pendar lampu sorot, sorak-sorai penonton, dentuman bass drum dan snare berpadu dengan aroma jajanan kaki lima, gerobak es krim, dan tawa anak-anak, menciptakan suasana malam yang hangat, penuh energi, dan berkesan.
Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Palas, Dedy Humala Siregar, SE, turut memberi apresiasi tinggi atas antusiasme pelajar dan masyarakat.
Ia melihat geliat seni drumband di Palas kian menggembirakan dari tahun ke tahun.
“Lewat drumband, anak-anak belajar banyak hal: kedisiplinan, kerja sama, percaya diri, dan keberanian tampil di hadapan publik. Ini kegiatan yang sangat positif,” ungkapnya.
Namun, Dedy tak menutup mata pada tantangan yang dihadapi sekolah dan orang tua dalam mendanai kegiatan ini.
“Kami berharap drumband tidak hanya tampil saat perayaan HUT, tapi bisa menjadi agenda rutin daerah. Kami juga ingin mulai pembinaan pelatih lokal yang tersertifikasi agar kualitas terus meningkat,” tambahnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pembiayaan kegiatan ini, salah satunya dengan memanfaatkan Dana BOS, sehingga beban tidak hanya dipikul sekolah dan orang tua.
Penampilan drumband pelajar pada HUT Palas ke-18 ini kembali membuktikan bahwa seni musik baris bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan semangat kolektif generasi muda.
Ajang ini pun kian meneguhkan identitas budaya masyarakat Padang Lawas yang hangat dan penuh kebersamaan.













