Scroll untuk baca artikel
DaerahTNI/Polri

Polemik Utang Rp400 Juta di P.Sidimpuan Berakhir Damai, Dandim 0212/TS: Polemik Sudah Ada Titik Temu

1387
×

Polemik Utang Rp400 Juta di P.Sidimpuan Berakhir Damai, Dandim 0212/TS: Polemik Sudah Ada Titik Temu

Sebarkan artikel ini
Foto: Dandim 0212/TS Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M dengan background perseteruan seorang pengusaha bernama Kasim dengan Mantan Polsi bernama Suib Gultom soal utang piutang Rp 400 Jt.

P.SIDIMPUAN | LIVESUMUT.com – Drama panas soal utang piutang antara pengusaha hotel dan showroom Kasim Wijaya dengan keluarga mantan polisi Fetty Limbayung Siregar yang sempat viral dan menyedot perhatian publik akhirnya berakhir damai.

Setelah sempat menimbulkan ketegangan dan menjadi perbincangan hangat warga Kota Padangsidimpuan, kedua belah pihak kini sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Informasi dihimpun awak media, kedua pihak sepakat menyelesaikanmya secara kekeluargaan yang di fasilitasi oleh pihak TNI Kodim O212/TS dan ditengahi oleh Pasi Intel Kodim 0212/TS.

Kabar damai ini dibenarkan langsung oleh Dandim 0212/TS  Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M, yang memastikan mediasi telah berjalan dengan baik dan menghasilkan titik temu.

Baca Juga :  Polres Palas Siapkan Penertiban Wi-Fi Tanpa Izin, Tujuh ISP Resmi Tercatat Legal

“Siap, sudah kita mediasi. Sudah ada titik temu,” ujar Dandim 0212/TS, Sabtu (8/11/2025).

Menurutnya, dalam proses mediasi tersebut Pasi Intel Kodim 0212/TS turut menjadi juru tengah, memastikan komunikasi kedua belah pihak berlangsung kondusif dan penuh rasa saling menghormati.

Kesepakatan damai ini diharapkan menjadi contoh penyelesaian persoalan dengan kepala dingin, tanpa perlu memancing gejolak di masyarakat.

“Semua pihak sudah sepakat berdamai dan menyudahi persoalan ini secara baik-baik,” tambah Dandim.

Aksi Panas yang Sempat Hebohkan Warga

Sebelumnya, sejak pagi hingga malam, warga Kota Padangsidimpuan dihebohkan dengan keributan antara kedua belah pihak terkait utang piutang senilai Rp400 juta.

Baca Juga :  Bupati Humbahas Terima Penghargaan Pendaftaran Varietas Lokal Terbanyak 2025

Menurut keterangan warga, peristiwa bermula dari kediaman Kasim Wijaya di Jalan W.R. Supratman (Balpen). Keluarga Fetty Limbayung datang dan langsung menagih utang di depan rumah Kasim.

“Dimulai dari rumah Kasim, keluarga Fetty mencegat di depan dan langsung menagih utang,” ujar salah satu warga yang menyaksikan kejadian.

Tidak sampai di situ, kericuhan berlanjut hingga ke Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, tepat di depan Hotel Mega Permata.

Di lokasi itu, keluarga Fetty Limbayung terus membuntuti Kasim sambil meneriakkan tuduhan keras di depan umum.

Baca Juga :  Polres Simalungun Gelar Minggu Kasih, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Perangi Narkoba

“Kasim penipu! Kembalikan uang kami Rp400 juta, sudah tiga tahun uang itu di tanganmu!” teriak mereka di hadapan publik.

Aksi dramatis ini sontak menarik perhatian warga dan pengguna jalan. Namun setelah tidak menemukan titik temu, kedua pihak akhirnya mendatangi Polres Padangsidimpuan untuk mencari penyelesaian.

Sayangnya, situasi sempat kembali panas setelah Kasim Wijaya melapor ke SPKT Polres Padangsidimpuan dengan tuduhan penyekapan terhadap keluarga Fetty Limbayung.

Cekcok pun terjadi di kantor polisi dan berujung pada adu mulut antara Suib Gultom dan Aiptu Yos Matondang, yang terekam kamera dan viral di media sosial.

You cannot copy content of this page