Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pemkab Taput Matangkan Arah Pendidikan 2026, Wabup Tekankan BOS Tepat Sasaran dan Sekolah Berbasis TABIR

212
×

Pemkab Taput Matangkan Arah Pendidikan 2026, Wabup Tekankan BOS Tepat Sasaran dan Sekolah Berbasis TABIR

Sebarkan artikel ini

Tarutung, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan Tahun 2026 secara daring (webinar), Kamis (22/1/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng.

Rakor pendidikan tersebut diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajaran, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan SD se-Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Bupati Tapanuli Utara, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Betty Sitorus, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, serta Kepala Bidang Pembinaan SD dan SMP.

Baca Juga :  Samosir Panen PAD Rp2,26 Miliar dari Wisata Selama Libur Nyepi–Lebaran 2026

Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah memaparkan berbagai program strategis pendidikan tahun 2026. Program yang disampaikan meliputi optimalisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pengembangan 37 sekolah unggulan, pelaksanaan asesmen, Olimpiade Sains Nasional (OSN), Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SD dan SMP, pemetaan guru dan kepala sekolah, digitalisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat kabupaten, penguatan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Sekolah (TPPKS), penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP), serta pemutakhiran data Dapodik.

Wakil Bupati Tapanuli Utara dalam arahannya menegaskan bahwa rakor daring menjadi sarana efektif untuk menyampaikan kebijakan pemerintah daerah secara merata kepada seluruh satuan pendidikan. Ia menekankan pentingnya pengelolaan Dana BOS yang tepat sasaran karena menjadi jantung operasional sekolah.

Baca Juga :  Taput Jadi Pelopor di Sumut, Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Mulai Diterapkan

“Dana BOS harus dikelola secara disiplin dan transparan. Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak utama penyelenggaraan pendidikan,” ujar Wabup.

Ia juga mengingatkan agar para kepala sekolah mampu menjadi teladan, bekerja profesional, serta melibatkan seluruh unsur sekolah dalam pengelolaan pendidikan. Selain itu, Wabup mendorong pelaksanaan rakor lanjutan melalui forum komunitas guru seperti KKG, MGMP, MKKS, dan KKKS, serta pembentukan Sistem Penjaminan Mutu (SPM) sebagai instrumen evaluasi dan monitoring pendidikan.

Tak kalah penting, Wabup menekankan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah serta penguatan kembali implementasi program SAITAPAIAS di seluruh satuan pendidikan. Sejalan dengan branding daerah tahun 2026, TABIR (Tapanuli Utara Bersih, Indah, dan Rapi), seluruh sekolah diminta menata lingkungan sekolah agar lebih asri, bersih, dan tertib.

Baca Juga :  Pengelolaan BOSP Disorot, Bupati Taput Minta Kepala Sekolah Lebih Tertib dan Profesional

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga akan melaksanakan evaluasi kinerja kepala sekolah secara berkala sebagai upaya mendorong peningkatan mutu dan tata kelola pendidikan yang berkelanjutan di Kabupaten Tapanuli Utara.

You cannot copy content of this page