Taput, LIVESUMUT.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa transisi pascabencana di Kecamatan Parmonangan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan pascabencana yang dipimpin langsung Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng, di Aula Kantor Camat Parmonangan, Senin (2/2/2026).
Rakor yang dihadiri unsur pemerintahan kecamatan, desa, puskesmas, pendidikan, pertanian, serta perangkat daerah terkait ini diawali dengan laporan Camat Parmonangan dan para kepala desa mengenai kondisi terkini desa-desa terdampak serta penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya rakor sebagai sarana penyeragaman visi dan misi guna mempercepat pemulihan dan pembangunan pascabencana. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten tidak membeda-bedakan wilayah dalam penanganan bencana.
“Pemerintah tidak ada membedakan kecamatan lain dengan Kecamatan Parmonangan. Semua kita tangani dan kita kunjungi. Data kerusakan dari desa terdampak harus dilaporkan secara akurat agar penanganan bisa tepat sasaran,” tegas Wakil Bupati.
Lebih lanjut, Wabup menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Taput akan segera mengupayakan pemulihan dampak bencana hidrometeorologi, mulai dari akses jalan, kelistrikan, pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga pemulihan sektor pertanian. Namun demikian, ia juga mengakui adanya keterbatasan pemerintah daerah sehingga diperlukan koordinasi lintas sektor dengan pihak terkait.
Dalam masa transisi pascabencana, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya keberlanjutan akses pendidikan bagi seluruh peserta didik. Ia meminta instansi teknis untuk proaktif mencari solusi agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik.
“Seluruh jajaran harus memonitor kondisi masyarakat dan menyampaikan informasi yang jelas agar masyarakat tetap tenang. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan, termasuk menyikapi dampak kebijakan Pemerintah Pusat terkait penutupan perusahaan konsesi hutan,” ujarnya menutup arahan.
Rakor kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan dari perangkat daerah serta diskusi bersama guna mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Kominfo, perwakilan sejumlah perangkat daerah, serta unsur Polsek dan Koramil setempat. Pemerintah Kabupaten Taput berharap sinergi seluruh pihak dapat mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat Parmonangan tetap terpenuhi.












