Tarutung, LIVESUMUT.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) semakin memantapkan langkah dalam mengimplementasikan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang digelar di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Selasa (10/2/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., serta Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Taput menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar Program Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Program ini dipandang sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Program Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Taput.
Melalui sinergi antar perangkat daerah, Pemkab Tapanuli Utara berharap implementasi Program Sekolah Rakyat dapat berlangsung efektif, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan dan miskin ekstrem.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Tapanuli Utara dalam mendukung agenda nasional pembangunan manusia yang inklusif dan berkeadilan.











