SAMOSIR, LIVESUMUT.com – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Samosir turun langsung memantau kesiapan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026).
Monitoring dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan yang diperkirakan meningkat selama masa libur Lebaran.
Kegiatan ini dipimpin Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H bersama Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom, S.T, Ketua DPRD Nasib Simbolon, serta unsur Forkopimda lainnya. Turut hadir Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, jajaran TNI–Polri, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), hingga Bhayangkari Cabang Samosir.
Rangkaian kegiatan diawali pukul 10.30 WIB di Rumah Dinas Bupati Samosir dengan pembagian dua tim monitoring. Setelah itu, rombongan bergerak menuju Pos Pelayanan Simpang 4 HKBP Bolon Pangururan untuk meninjau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kesiapan personel, serta kelengkapan fasilitas pendukung di lapangan.
Selain melakukan pengecekan, Forkopimda juga menyerahkan bingkisan kepada para petugas yang berjaga sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas pengabdian mereka selama Operasi Ketupat berlangsung.
Tim I yang dipimpin langsung Bupati Samosir bersama Kapolres dan unsur Forkopimda menyasar sejumlah titik strategis di Kecamatan Pangururan dan Simanindo. Lokasi yang dikunjungi antara lain Pos Pelayanan Parbaba, Pelabuhan Simanindo, Ambarita, hingga Tomok yang dikenal sebagai kawasan wisata favorit di kawasan Danau Toba.
Di setiap lokasi, pimpinan daerah memberikan arahan kepada para petugas agar menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), dengan mengedepankan pelayanan yang humanis sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.
“Pelaksanaan tugas ini adalah bentuk pengabdian. Jaga kekompakan, kesehatan, serta sinergitas antarinstansi agar pelayanan berjalan optimal,” tegas unsur pimpinan Forkopimda dalam arahannya.
Sementara itu, Tim II yang dipimpin Wakil Bupati Samosir bersama jajaran terkait melakukan monitoring di wilayah Kecamatan Harian, Nainggolan, dan Onan Runggu. Beberapa titik yang disambangi antara lain Simpang Gotting, Menara Pandang Tele, Simpang 3 Tele, hingga Pelabuhan Sipinggan.
Fokus utama tim ini adalah memastikan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di jalur yang rawan kemacetan seperti kawasan Tele–Pangururan serta daerah wisata yang kerap dipadati kendaraan wisatawan.
“Kami minta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi lintas instansi, agar arus kendaraan masyarakat dan wisatawan tetap aman dan lancar,” ujar Wakil Bupati dalam arahannya.
Seluruh rangkaian monitoring berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dengan situasi yang terpantau aman dan kondusif.
Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap kesiapan petugas selama berlangsungnya Operasi Ketupat Toba 2026.
“Monitoring ini juga sebagai dukungan moril kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan, demi menjamin kelancaran arus lalu lintas, kenyamanan wisatawan, serta keamanan masyarakat selama perayaan Lebaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Samosir masih terpantau aman dan lancar. Peningkatan jumlah kendaraan juga belum terlihat signifikan, sementara ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Samosir dipastikan tetap aman.












