Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Daerah

60 Pelajar Ikuti Lomba Tenun Sirat di HUT ke-27 Kabupaten Toba

415
×

60 Pelajar Ikuti Lomba Tenun Sirat di HUT ke-27 Kabupaten Toba

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto: Salah satu peserta tampak serius menunjukkan keterampilan mereka merangkai benang demi benang menjadi kain tenun tradisional yang sarat nilai budaya.

TOBA, LIVESUMUT.com – Puluhan pelajar ambil bagian dalam Lomba Tenun Sirat Tojuk tingkat pelajar yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Toba. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Venue, Balige, Jumat (13/3/2026).

Sebanyak 60 peserta tercatat mengikuti lomba yang menampilkan keterampilan menenun khas Batak ini. Para pelajar tersebut berasal dari dua kecamatan yang dikenal sebagai sentra tenun sirat di wilayah Toba, yakni Kecamatan Sigumpar dan Kecamatan Silaen.

Klik gambar untuk melihat produk dan belanja di Shopee 👇!

Suasana lomba berlangsung meriah sejak pagi hari. Para peserta tampak serius menunjukkan keterampilan mereka merangkai benang demi benang menjadi kain tenun tradisional yang sarat nilai budaya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Napitupulu, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, orang tua, serta para camat yang telah mendukung terselenggaranya lomba ini sebagai bagian dari perayaan HUT Kabupaten Toba.

Ia menegaskan bahwa tenun sirat bukan sekadar kerajinan tangan, tetapi merupakan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Toba.

Baca Juga :  Konflik Lahan Memanas di Padang Lawas Utara, Kapolres Tapsel: Harus Diselesaikan Sesuai Hukum

“Lomba ini bukan sekadar kompetisi tetapi juga menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk berkarya lebih baik lagi dalam melestarikan dan mempertahankan warisan budaya,” kata beliau.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Dekranasda akan terus memperkuat kerja sama dengan instansi terkait guna mendorong lahirnya generasi muda yang tertarik menekuni seni tenun di berbagai kecamatan di Kabupaten Toba.

Menurutnya, keberlanjutan tradisi tenun sangat penting, terlebih Toba merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan.

“Terlebih Kabupaten Toba merupakan salah satu daerah kunjungan wisata sehingga wisatawan diharapkan mendapatkan oleh-oleh khas karya putra-putri terbaik Toba,” sebut Ketua Dekranasda.

Baca Juga :  Hari Kedua Mangase Taon, Prosesi Mangalahat Horbo Memukau di Ronggur Nihuta

Melalui lomba ini, pemerintah daerah berharap kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal semakin tumbuh, sekaligus membuka peluang ekonomi dari sektor kerajinan tradisional yang menjadi identitas masyarakat Toba.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page