Taput, LIVESUMUT.com — Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat nasionalisme kembali dikobarkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Sebanyak 1.814 Bendera Merah Putih dibagikan kepada masyarakat dalam Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih di Kantor Kelurahan Pasar Siborong-borong, Kecamatan Siborong-borong, Kamis (13/8/2026).
NKegiatan yang mengangkat tema “Kibarkan Merah Putih, Perkuat Cinta Tanah Air dan Semangat Persatuan Bangsa” tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan tidak hanya melalui perayaan, tetapi juga dengan memperkuat rasa persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M.Si., jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, organisasi wanita, ASN, serta masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tapanuli Utara, Erikson Siagian, menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5191/SJ tertanggal 10 Juli 2026.
Menariknya, ribuan bendera yang dibagikan merupakan hasil partisipasi dan gotong royong berbagai pihak. Dari jajaran OPD, BUMN/BUMD hingga sektor swasta, terkumpul 1.814 bendera yang selanjutnya disalurkan untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.419 bendera berukuran kecil diperuntukkan bagi kendaraan dan fasilitas umum, sementara 395 bendera berukuran besar disiapkan untuk dikibarkan di rumah-rumah warga.
Bupati Jonius mengatakan, Merah Putih memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar atribut perayaan. Bendera kebangsaan merupakan simbol persatuan dan pengingat akan perjuangan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan.
“Melalui kegiatan pembagian bendera ini, kita ingin menggugah kembali rasa cinta tanah air, memperkuat semangat nasionalisme, dan menumbuhkan kembali jiwa patriotisme di hati seluruh masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara,” kata Jonius.
Ia pun mengajak masyarakat, instansi pemerintahan, perkantoran, hingga pelaku usaha untuk bersama-sama mengibarkan Merah Putih selama bulan Agustus.
“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara adalah masyarakat yang menghargai jasa para pahlawan dan senantiasa siap menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Penyerahan bendera secara simbolis kepada perwakilan warga dan tokoh masyarakat Siborong-borong menjadi penutup rangkaian kegiatan.
Dengan berkibarnya ribuan Merah Putih di berbagai penjuru Tapanuli Utara, pemerintah daerah berharap semangat kemerdekaan tidak hanya terlihat dari warna bendera, tetapi juga tercermin dalam sikap gotong royong, persatuan, dan kecintaan masyarakat terhadap Indonesia.












