Humbang Hasundutan, LIVESUMUT.com – Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Junita Rebeka Marbun, SH, MH, menghadiri dan mengikuti langsung sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sitolu Bahal, Kecamatan Lintongnihuta, Rabu (28/5/2025).
Didampingi Camat Lintongnihuta Sabam Riduan Sihombing, kehadiran Wabup disambut antusias warga dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Junita Rebeka Marbun menegaskan bahwa pembentukan KDMP merupakan bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberdayakan masyarakat desa, terutama dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.
“Program ini harus kita manfaatkan dengan benar demi kemajuan dan kemakmuran rakyat. Jenis-jenis koperasi itu banyak sekali, koperasi di Desa Sitolu Bahal ini, jenisnya seperti apa, yang menentukan adalah warga itu sendiri, potensi apa saja di sini yang menjanjikan, itu yang perlu sama-sama dirumuskan masyarakat. Semua harus terlibat jadi anggota, bekerja bersama, mari sama-sama kita majukan desa kita ini,” ajak Junita Rebeka Marbun.
KDMP disinergikan dengan program nasional lainnya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang juga menjadi prioritas pemerintah pusat.
Junita menyebut, sebanyak 80.000 koperasi ditargetkan terbentuk di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Humbahas.
Ia menilai, potensi Humbahas sangat besar dalam mendukung visi ini, mengingat sekitar 90% masyarakatnya bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.
“Kabupaten Humbahas masyarakatnya hampir 90% tergantung kepada pertanian, perkebunan termasuk peternakan. Berarti Humbahas punya potensi besar dengan swasembada pangan,” terang Junita.
Sebagai bentuk penghargaan dan doa, tokoh masyarakat Sitolu Bahal didampingi Kepala Desa Ferry Ispayer Sihombing memberikan cenderamata ulos kepada Wakil Bupati Humbahas.
Penyerahan ulos ini menjadi simbol dukungan dan harapan atas keberhasilan program KDMP di wilayah tersebut.
Sosialisasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi warga desa untuk bangkit dan berdaya secara ekonomi melalui koperasi yang berbasis pada potensi lokal masing-masing desa.













