Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com | Niat baik tak selalu berakhir indah. Seorang wartawan di Kota Padangsidimpuan, Syamsul Bahri Nasution (52), harus menelan kecewa setelah sepeda motor kesayangannya dibawa kabur oleh orang yang sudah dikenalnya lama, tetangga mertuanya sendiri.
Peristiwa ini terjadi pada Senin, 21 Juli 2025, saat Syamsul berkunjung ke rumah mertuanya, Mariam Dalimunthe, yang beralamat di Jalan Karya, Kelurahan Padangsidimpuan Hutaimbaru.
Hari itu, Syamsul datang mengendarai sepeda motor Honda Spacy merah bernomor polisi BB 5583 MQ, kendaraan yang selama ini setia menemaninya menjalankan tugas jurnalistik.
Namun, ketenangan hari itu berubah menjadi keresahan ketika BR Harahap, tetangga dari mertuanya, datang dan meminjam motor tersebut dengan alasan hendak menjemput suaminya di Sadabuan.
“Saya percaya karena dia sudah lama kenal, apalagi tetangga mertua sendiri. Tapi sampai tiga hari motor tak kunjung kembali. Saya hubungi juga tidak ada jawaban, malah menghilang,” ujar Syamsul kecewa, Kamis (24/07/2025) usai melapor ke Polsek Hutaimbaru.
Motor tersebut, menurut Syamsul, bukan hanya kendaraan pribadi, tapi juga sarana penting dalam pekerjaannya sebagai jurnalis.
Tanpa kendaraan itu, mobilitas dan liputannya terganggu.
“Saya benar-benar kecewa. Ini pelajaran buat semua orang, jangan mudah percaya walau sudah kenal. Apalagi barang berharga seperti kendaraan,” tuturnya.
Syamsul dikenal di kalangan jurnalis dan masyarakat dengan sapaan khasnya, ‘Jangan Soklah’.
Kapolsek Hutaimbaru AKP Ida Meri melalui Kanit Reskrim Iptu Dilwan Hasibuan membenarkan adanya laporan tersebut.
“Ya, kami sudah terima laporan dari warga yang berprofesi sebagai wartawan. Saat ini, kasus sedang dalam proses penyelidikan untuk melacak pelaku,” ucapnya.
Hingga kini, polisi masih memburu BR Harahap yang diduga membawa kabur motor tersebut.
Sementara itu, Syamsul berharap motornya bisa segera ditemukan dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.












