Scroll untuk baca artikel
Advertisement
2 Tahun Anniversary
Bertumbuh dalam Kepercayaan, Bergerak untuk Kebenaran
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
PeristiwaTNI/Polri

Intel Kodim 0212/Tapsel Diduga Gerebek Pasangan Tak Sah, Seret Istri Anggota TNI dan Eks Polisi

2316
×

Intel Kodim 0212/Tapsel Diduga Gerebek Pasangan Tak Sah, Seret Istri Anggota TNI dan Eks Polisi

Sebarkan artikel ini

Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com | Personel Intel Kodim 0212/Tapanuli Selatan (Tapsel) dikabarkan menggerebek pasangan bukan suami istri di sebuah kamar hotel kawasan Kota Padangsidimpuan, Selasa (22/7/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. (Foto: Ilustrasi)

Pasangan yang diamankan disebut berinisial BC, mantan anggota Polres Mandailing Natal (Madina), dan NHAR, istri sah seorang anggota TNI aktif yang bertugas di salah satu Koramil di wilayah Tapsel.

NHAR juga diketahui bekerja sebagai tenaga honorer di lingkungan Sekretariat DPRD Madina.

Peristiwa ini dengan cepat menjadi bahan perbincangan masyarakat karena menyeret nama baik dua institusi negara: Polri dan TNI.

Menurut informasi dari sumber terpercaya, perkara ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga :  Bocah 14 Tahun di Tapsel Diduga Dianiaya Teman Sekolah, Ayah Lapor Polisi

“BC sudah dilepas. Kabarnya sudah ada perdamaian, bahkan disebut-sebut melibatkan nominal ratusan juta rupiah. Sementara ibu Persit itu dikabarkan telah diceraikan oleh suaminya dan kini sedang menjalani pemeriksaan di Makodim,” ujar sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Tak hanya di tingkat lokal, kasus ini dikabarkan telah sampai ke jajaran atas di Korem 023/Kawal Samudera.

“Benar, tadi pagi sempat dibahas dalam apel terbatas. Langkah-langkah klarifikasi sedang dilakukan,” ucap seorang sumber lainnya.

Dugaan hubungan antara BC dan NHAR pun menjadi bahan spekulasi, terutama karena informasi yang beredar menyebut bahwa kedekatan mereka telah berlangsung cukup lama.

BC sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu sosok yang disebut-sebut aktif dalam aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Madina.

Baca Juga :  Hanya 3 Jam! Pembacok Pedagang Bakso di Padangsidimpuan Langsung Diciduk Polisi

Seorang tokoh masyarakat Panyabungan bermarga Lubis pun turut angkat bicara.

“BC itu uangnya sudah banyak, kenapa masih mengincar istri orang, apalagi istri aparat? Ini sangat mencoreng institusi. Kami berharap ada penindakan tegas dan transparan,” tegasnya, Jumat (25/7/2025) sore.

Sayangnya, konfirmasi dari pihak aparat TNI yang bertugas di wilayah Madina masih belum diperoleh.

Bahkan, upaya jurnalis menggali informasi sempat mendapat penolakan keras dari seorang oknum berseragam.

“Jangan ikut campur, itu masalah internal,” ucapnya dengan nada tinggi, sebelum menolak diwawancarai lebih lanjut.

Sampai berita ini ditayangkan, Dandim 0212/Tapsel Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo belum memberikan tanggapan meski sudah dihubungi awak media melalui pesan WhatsApp sejak Kamis (24/7/2025).

Baca Juga :  Lorong 7 dan Jalan Nagur Pematangsiantar Digerebek, Enam Pria Positif Narkoba Diamankan

Tak hanya soal etika dan institusi, kasus ini juga disorot dari sudut pandang hukum lingkungan.

Seorang aktivis lingkungan di wilayah Tabagsel menyuarakan kekhawatiran.

“Persoalan ini bukan hanya soal moral pribadi. Jika benar BC terlibat tambang ilegal, kami mendesak aparat untuk mengusut lebih jauh kemungkinan adanya jaringan dan perlindungan oknum,” ujarnya.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dan transparan dari aparat penegak hukum dan institusi terkait demi menjaga wibawa negara serta kepercayaan publik yang sedang diuji.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page