Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com | Duka mendalam menyelimuti Kota Padangsidimpuan setelah insiden kecelakaan maut merenggut nyawa seorang remaja.
MHSM (14), warga Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, tewas mengenaskan usai kepalanya remuk terlindas truk tronton di Jalan Raya Inal Siregar, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Batunadua.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu sore (03/09/2025), tepat di depan Masjid Nurddin, sontak membuat suasana mendadak mencekam.
Tubuh mungil korban tergeletak di aspal bersimbah darah, membuat warga sekitar histeris.
Arus lalu lintas di jalinsum pun lumpuh total.
Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi, SH, memaparkan bahwa korban mengendarai sepeda motor Honda CB 150R BB 3928 FN dari arah Sitamiang menuju Batunadua.
“Korban mencoba menyalip truk tronton Mitsubishi kuning BB 8458 HA yang dikemudikan Arisman Raja Gukguk, warga Tapanuli Tengah. Namun, di saat bersamaan muncul mobil dari arah berlawanan,” jelas AKP Jonni.
Panik, korban kehilangan kendali, motor yang ditungganginya menyenggol bagian kanan truk hingga ia terjatuh.
Malang tak dapat ditolak, tubuh korban terseret ke bawah kolong truk.
Kepalanya terlindas ban belakang, membuat luka fatal yang merenggut nyawanya.
Benturan keras membuat korban mengalami patah rahang, luka parah di kepala, dan pendarahan hebat dari telinga serta mulut.
Warga yang menyaksikan langsung berteriak histeris.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan, namun nyawanya tak tertolong.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Petugas kepolisian segera mengamankan lokasi kejadian, mengevakuasi korban, serta membawa barang bukti berupa sepeda motor dan truk tronton.
Sopir truk, Arisman Raja Gukguk, turut diamankan untuk dimintai keterangan.
“Fokus utama kami adalah menjaga kelancaran lalu lintas dan melakukan penyelidikan. Kami turut berduka cita atas musibah ini,” ujar AKP Jonni.
Dalam kesempatan itu, Kasat Lantas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika menyalip kendaraan besar.
“Kami imbau masyarakat agar selalu berhati-hati, jangan memaksakan diri saat menyalip. Keselamatan diri dan orang lain harus jadi prioritas utama,” tegasnya.













