Toba, LIVESUMUT.com – Paroki Santo Yosef Balige mengambil langkah nyata dalam membantu pemerintah mengatasi kekurangan tenaga pengajar agama Katolik di sekolah-sekolah Kabupaten Toba.
Dalam pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah VIII Balige di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Toba pada Kamis (13/3/2025) pagi, Paroki Santo Yosef Balige menawarkan tiga tenaga pengajar untuk mengisi kekosongan tersebut.
Pastor Paroki Santo Yosef Balige, RP. Cypriano Barasa, OFM. Cap, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program Fokus Pastoral Paroki St. Yosef Balige tahun 2025.
“Kami menawarkan 3 orang untuk tahap pertama ini dengan gaji mereka yang sepatutnya,” ujar RP. Cypriano Barasa, OFM. Cap.
Menanggapi tawaran ini, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O Sitorus, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Paroki Santo Yosef Balige dalam membantu pendidikan di Kabupaten Toba.
“Kabupaten Toba sangat berterima kasih atas inisiasi Paroki Santo Yosef Balige mengatasi kekurangan guru Agama Katolik di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Toba,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa Paroki Santo Yosef Balige tidak hanya menawarkan tenaga pengajar, tetapi juga bersedia membiayai mereka.
“Mereka bersedia mengulurkan tangannya untuk membiayai guru Agama Katolik yang ditempatkan di sekolah SD, SMP maupun SMA/SMK yang ada di Kabupaten Toba,” tambahnya.
Untuk memastikan implementasi program ini berjalan lancar, Wakil Bupati menyatakan bahwa Pemkab Toba akan mengadakan rapat teknis lanjutan guna membahas legalitas tenaga pengajar tersebut.
“Nanti secara teknis Pak Kacab Wilayah VIII Balige dan Kadis Pendidikan Toba akan bertemu kembali membahas teknis agar niat baik Paroki Santo Yosef Balige ini membantu Pemerintah Kabupaten Toba dapat berjalan dengan baik. Intinya kita mendukung dan berterima kasih. Semoga ini terus berkembang dan mengetuk hati masyarakat lainnya untuk turut membantu,” tutupnya.
Langkah yang diambil Paroki Santo Yosef Balige ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Toba.













