Scroll untuk baca artikel
Advertisement
2 Tahun Anniversary
Bertumbuh dalam Kepercayaan, Bergerak untuk Kebenaran
Advertisement
Iklan Toyota Santo Manalu - Sales Consultant Toyota Deltamas Medan
Daerah

DPRD Pematangsiantar Menyala! Soroti Makam Terlantar hingga Parkir Gagal Panen

547
×

DPRD Pematangsiantar Menyala! Soroti Makam Terlantar hingga Parkir Gagal Panen

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar, LIVESUMUT.com – Di balik tumpukan laporan dan tabel anggaran, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Pematangsiantar bersiap membuka lembar demi lembar pertanggungjawaban Wali Kota atas penggunaan APBD tahun 2024.

Dimulai Sabtu, 26 April hingga Rabu, 30 April 2025, pembahasan LKPJ akan memasuki ruang-ruang kritis.

Ketua Pansus LKPJ, Imanuel Lingga SH atau yang akrab disapa Noel, menyatakan bahwa mereka tidak akan sekadar mengangguk pada angka-angka, melainkan menggali lebih dalam, “apakah uang rakyat benar-benar bekerja untuk rakyat?”

“Sesuai rapat pansus, akan fokus pada capaian kinerja dan outcome nya,” tegas Noel lewat pesan singkat dan panggilan WhatsApp.

Baca Juga :  Immanuel Lingga, SH., Dorong Perlindungan Tenaga Kerja Lokal Lewat Ranperda Baru

Namun, bukan hanya soal angka.

Ada kisah pilu yang ikut dibedah, lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Gurilla yang hingga kini belum juga difungsikan.

Lahan yang seharusnya menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi warga, justru terbengkalai dalam diam.

“Tentunya kami sebagai wakil rakyat harus mengetahui alasan maupun penyebab, sehingga lahan untuk TPU tersebut tidak juga digunakan,” ujar Noel.

Tak berhenti di sana, bau tak sedap juga tercium dari sektor retribusi parkir.

Potensi yang besar ternyata tak mampu menjangkau target pendapatan.

Baca Juga :  Teken Rekomendasi, Ketua DPRD Timbul Lingga: "Tuntutan Rakyat Pematangsiantar Akan Diteruskan ke Senayan!"

Tahun demi tahun, angka tak kunjung tembus.

“Sepanjang Julham Situmorang menjabat Kadis Perhubungan, realisasi retribusi parkir tidak pernah tercapai. Jadi ini tidak bisa didiamkan. Wali Kota juga sebaiknya bersikap,” tandas Noel, dengan nada penuh ketegasan.

Satpol PP juga tidak luput dari radar evaluasi Pansus.

Lembaga penegak perda itu akan dinilai sejauh mana kehadirannya benar-benar memberi pengaruh dalam ketertiban kota.

Noel pun membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat dan media untuk ikut serta mengawal proses ini.

“Masukan dari kawan-kawan media dan masyarakat sangat penting bagi kami,” ungkapnya dengan harap.

Baca Juga :  Sinar24Jam.com Rayakan HUT Pertama di Pangururan: Langkah Kecil Menuju Kejayaan

Pansus LKPJ bukan sekadar ruang diskusi.

Ini akan jadi panggung pembuktian: apakah suara rakyat benar-benar bergema di ruang kekuasaan, atau sekadar hilang ditelan laporan.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page