Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pengamanan Idul Fitri di Pematangsiantar Disiapkan, BBM dan Jalur Mudik Jadi Perhatian

299
×

Pengamanan Idul Fitri di Pematangsiantar Disiapkan, BBM dan Jalur Mudik Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto: Rakor Linsek yang dipimpin Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak SH, SIK, MH di Aula Widya Satya Brata Mako Polres Pematangsiantar, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Pematangsiantar, LIVESUMUT.com – Pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Pematangsiantar mulai dimatangkan. Sejumlah aspek penting seperti kesiapan jalur mudik hingga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi perhatian utama dalam persiapan Operasi Ketupat Toba 2026.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral (Rakor Linsek) yang dipimpin Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak SH, SIK, MH di Aula Widya Satya Brata Mako Polres Pematangsiantar, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Rakor tersebut dihadiri Wakapolres Kompol Budiono Saputro SH, MH, perwakilan Wali Kota Pematangsiantar melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Zainal Siahaan SE, MM, perwakilan Dandim 0207/Simalungun melalui Pasi Intel Kapten Inf Ongki Siregar, serta Kepala Dinas Perhubungan Pematangsiantar Drs Daniel Siregar.

Turut hadir Kepala Depot Pertamina, Kepala PLN UP3 Pematangsiantar, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Pematangsiantar.

Baca Juga :  Kapolres Samosir Makan Bersama Pelajar, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran

Dalam rapat tersebut, sejumlah pemaparan disampaikan oleh Kabag Ops, Kasat Lantas Polres Pematangsiantar, Kasat Lantas Polres Simalungun, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Depot Pertamina, Kepala PLN UP3 Pematangsiantar, Kepala Dinas PUTR, Kepala Dinas Perindag, serta penanggung jawab Hutama Karya yang mengacu pada kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.

Kapolres Pematangsiantar menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama masa mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik.

“Oleh karena itu diperlukan kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh instansi terkait guna mendukung kelancaran pelaksanaan operasi,” ujarnya.

AKBP Sah Udur menegaskan bahwa rakor lintas sektoral ini penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergitas antarinstansi.

“Rakor lintas sektoral ini sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergitas, serta memaksimalkan koordinasi antar instansi agar pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Sah Udur.

Baca Juga :  Siaga Karhutla, Humbahas Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Dalam pembahasan rapat, sejumlah titik yang menjadi fokus pengamanan turut disoroti, di antaranya gereja, pusat perbelanjaan, tempat wisata, terminal, jalan akses tol dan ring road, stasiun, serta titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas yang berpotensi dilalui masyarakat saat arus mudik dan arus balik.

Selain itu, rapat juga membahas kesiapan ketersediaan BBM selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait, stok BBM di wilayah Kota Pematangsiantar diperkirakan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Toba 2026.

Kapolres juga meminta Dinas PUPR agar segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan, khususnya pada jalur yang berpotensi dilalui masyarakat saat arus mudik dan arus balik guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  BNBA Rumah Rusak Ditetapkan, Bupati Taput Targetkan Pengungsian Kosong Pekan Depan

Selain itu, pengamanan pelaksanaan Salat Idul Fitri juga menjadi perhatian agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman. Personel pengamanan diharapkan bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran kegiatan tersebut.

Kapolres turut menyoroti perlintasan kereta api yang dipaparkan oleh Kabag Ops, khususnya perlintasan yang belum dilengkapi palang atau rambu pengaman.

“Saya meminta agar instansi terkait bersama petugas di lapangan melakukan pemantauan dan pengawasan secara maksimal guna mengantisipasi potensi kecelakaan serta memastikan keselamatan masyarakat. Seluruh pihak dapat menyamakan persepsi dan langkah strategis sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 di Kota Pematangsiantar dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” pungkas AKBP Sah Udur.

You cannot copy content of this page