Medan, LIVESUMUT.com – Kota Medan kembali dikepung banjir setelah hujan deras mengguyur selama beberapa jam sejak Selasa malam (28/01/2025).
Air menggenangi sejumlah ruas jalan utama, termasuk kawasan Medan Barat, Jl. Gunung Mahameru, Jl. Bhayangkara, Jl. Bilal Ujung, Jl. Pancing, bahkan hingga Lapangan Merdeka dan hampir seluruh wilayah Kota Medan.
Dengan ketinggian air mencapai 20–70 cm, banjir ini menyebabkan kemacetan panjang serta puluhan kendaraan, mulai dari mobil hingga sepeda motor, mogok di tengah jalan.
Fenomena ini tak hanya memicu keresahan, tetapi juga menjadi perhatian warganet.
Banyak warga yang mengunggah foto dan video situasi banjir di media sosial, menampilkan kendaraan mogok, aktivitas warga yang terjebak banjir, hingga sindiran terhadap Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK).
“Ini banjir sudah langganan tiap hujan deras. Mana solusi dari SDABMBK? Infrastruktur semua kemarin drainase dibongkar sampai banyak pengusaha pendapatan berkurang karena penutupan jalan. Kota kok begini terus, mana enggak ada solusinya?” keluh Andi sambil mendorong motornya.
Warga juga mengeluhkan lambatnya penanganan pemerintah terkait drainase kota yang dianggap buruk.
“Banjir ini dulu katanya gara-gara gorong-gorong tidak diperbaiki, setelah diperbaiki pun enggak ada perubahan. Kami lelah mengeluh terus tiap musim hujan,” kata Rani, warga Kota Medan.
Sementara itu, Wali Kota Medan yang juga Calon Gubernur Sumatra Utara terpilih, Bobby Afif Nasution, melalui Kepala Dinas SDABMBK, Topan Ginting, hingga saat ini belum memberikan keterangan terkait kondisi banjir yang terus berulang.
Situasi di beberapa lokasi masih terendam banjir, membuat banyak warga memilih berhati-hati jika harus bepergian keluar rumah.
Seiring derasnya kritikan di media sosial, publik berharap pemerintah serius mengatasi masalah ini agar Kota Medan tak lagi menjadi “langganan banjir.”













