Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Pasien BPJS Kelas I Meninggal Dunia Diduga Karena Pelayanan Tidak Maksimal di RS PHC Medan

528
×

Pasien BPJS Kelas I Meninggal Dunia Diduga Karena Pelayanan Tidak Maksimal di RS PHC Medan

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com – Seorang pasien BPJS Kelas I, Ir. Nardi Suheri Tambunan, warga Jalan Pulau Madura Komplek Pelindo, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Prima Husada Cipta (RS PHC) Medan pada Jumat, 10 Januari 2025.

Peristiwa ini diduga akibat pelayanan yang tidak maksimal dari pihak rumah sakit.

Adik kandung pasien, Erwin Librani Tambunan, menyatakan kekecewaannya terhadap pelayanan yang diberikan RS PHC.

Dalam keterangannya kepada media, Erwin menyebutkan bahwa almarhum sempat mengeluhkan sakit di bagian rahang sebelum dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS PHC Medan.

Baca Juga :  Telkom Witel Sumut Dukung Peremajaan Data Center Dinas Kominfotik Kota Medan 2025

“Abang saya mengeluh sakit di bagian rahang lalu dibawa ke RS PHC Medan bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan menyampaikan keluhannya kepada Dokter Yogi Purba. Setelah mendapat perawatan, beliau dipindahkan ke ruang Kamar Antorium 3, tak lama kemudian mengeluh sakit di bagian perut,” ujar Erwin pada Kamis (16/01/2025).

Menurut Erwin, keluhan tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada dokter dan perawat yang bertugas.

Namun, ia menilai pihak rumah sakit kurang responsif terhadap kondisi pasien.

“Sudah beberapa kali diberitahukan kepada pihak dokter dan perawat yang jaga di RS PHC Medan tentang keluhan abang saya, namun dokter tetap saja di ruang IGD bermain komputer tanpa memperdulikan keluhan almarhum,” lanjutnya.

Baca Juga :  Miris! Siswa SD Dihukum Belajar di Lantai, Diduga Karena Tidak Mampu Membayar Tunggakan SPP

Ia menambahkan bahwa setelah keluhan sakit perut disampaikan, pihak perawat memberikan obat berupa pil dan suntikan melalui infus.

Namun, tidak lama setelah itu, almarhum meninggal dunia.

Saat dikonfirmasi, Humas RS PHC Medan, Iji, mengaku baru mengetahui kejadian ini dan berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut.

You cannot copy content of this page