Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Gawat! Seorang Nelayan Hampir “Menyorong” Nenek 81 Tahun di Serdang Bedagai

638
×

Gawat! Seorang Nelayan Hampir “Menyorong” Nenek 81 Tahun di Serdang Bedagai

Sebarkan artikel ini

Serdang Bedagai, LIVESUMUT.com | Warga Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, dikejutkan oleh aksi bejat seorang pria berusia 45 tahun bernama Jailani, yang nyaris memperkosa seorang nenek berusia 81 tahun.

Kejadian memilukan ini terjadi pada Sabtu pagi, 19 Juli 2025, sekitar pukul 10.45 WIB.

Jailani, yang berprofesi sebagai nelayan dan berdomisili di Dusun II Kampung Taiwan, nekat masuk ke rumah korban, SS, saat sang nenek tengah rebahan karena sakit demam.

Tanpa busana, Jailani langsung memeluk korban dari belakang.

Baca Juga :  Terungkap! Calon Polwan Jadi Korban Pemerkosaan Bergilir oleh Oknum Polisi di Jambi

Diduga mengira itu adalah cucunya, korban sempat menegur dengan berkata, “Awas kau, aku lagi demam.”

Namun, pelaku malah semakin menjadi-jadi.

Ia membalik tubuh nenek SS hingga terlentang, mencium wajahnya, dan menggesekkan alat kelaminnya.

Aksi keji ini akhirnya digagalkan setelah korban berteriak minta tolong, memancing perhatian warga sekitar yang segera datang dan menghajar pelaku di tempat kejadian.

Jailani kini tengah dirawat di RSU Sultan Sulaiman akibat luka-luka dari amukan massa.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH, memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.

Baca Juga :  Sisa Api Masakan Picu Kebakaran Kandang Babi di Siantar Selatan

“Sat Reskrim harus cepat dalam menangani seluruh Kasus Tindak Pidana Kriminal salah satunya kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sergai AKP D.P. Simatupang, SH, MH mengonfirmasi bahwa pelaku terbukti berada di bawah pengaruh narkoba.

“Pelaku dalam kasus percobaan pemerkosaan terhadap nenek Siti Samsiah (81 tahun), setelah dilakukan tes urine benar positif memakai narkotika,” ungkapnya.

Kasus ini menambah daftar keprihatinan atas maraknya tindak kekerasan seksual terhadap kelompok rentan.

Warga berharap pelaku dihukum seberat-beratnya agar memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bagi semua.

You cannot copy content of this page