Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Peristiwa

Gara-gara Geber Sepeda Motor, Kakek Ini Dikapak Tetangga

251
×

Gara-gara Geber Sepeda Motor, Kakek Ini Dikapak Tetangga

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu (Sumut), LIVESUMUT.COM– Seorang pria lanjut usia berinisial JFA (58) tewas mengenaskan setelah dibacok oleh tetangganya, IS (51), dalam sebuah peristiwa tragis yang terjadi di Desa Sido Rukun, Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Insiden ini terjadi pada Kamis malam, 7 November 2024, sekitar pukul 21.15 WIB.

Klik gambar untuk melihat produk dan belanja di Shopee 👇!

Menurut informasi yang dihimpun, insiden tersebut berawal ketika korban, JFA, melintas di samping rumah pelaku sambil menggeber sepeda motornya.

Hal ini memicu kemarahan pelaku IS, yang langsung keluar dari rumah untuk menegur JFA.

Namun, teguran tersebut justru menimbulkan percekcokan antara keduanya.

“Pelaku IS merupakan tetangga korban,” ungkap Kasi Humas Polres Labuhanbatu, AKP Syafrudin, dalam keterangannya pada Sabtu (9/11/2024).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban sempat menggeber sepeda motornya sebanyak dua kali di samping rumah pelaku, yang menyebabkan keduanya bertengkar.

Pada titik tertentu, korban diduga mengambil kapak dari rumahnya dan berusaha menyerang pelaku.

Namun, pelaku berhasil merebut kapak tersebut dan membacok tubuh korban berkali-kali, mengenai bagian tangan, wajah, dan kepala korban.

“Setelah membacok korban, pelaku langsung kembali masuk ke dalam rumahnya,” tambah Syafrudin.

Jasad JFA ditemukan oleh kerabatnya, dengan kapak yang masih tertancap di kening korban.

Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya hanya satu jam setelah kejadian.

Saat ini, IS telah diamankan di Polres Labuhanbatu untuk proses hukum lebih lanjut.

Barang bukti berupa kapak yang digunakan dalam peristiwa tersebut turut diamankan sebagai petunjuk awal.

Kasus ini tengah ditangani oleh kepolisian dan menjadi perhatian masyarakat setempat atas eskalasi emosi yang berujung pada tindakan kekerasan tragis.

 

Advertisement
Advertisement
Baca Juga :  Oknum Guru di Parsingguran Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page