Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Hukum & Kriminal

Anak Oknum Kades Diduga Ancam Jurnalis dengan Sajam, Publik Desak Penegakan Hukum

524
×

Anak Oknum Kades Diduga Ancam Jurnalis dengan Sajam, Publik Desak Penegakan Hukum

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang, LIVESUMUT.com – Anak seorang oknum Kepala Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, kembali menuai kontroversi. (Keterangan foto : ilustrasi)

Sosok bernama Eko diduga melakukan ancaman terhadap seorang warga yang juga merupakan jurnalis di Sumatra Utara.

Sikap arogan dan rasa kebal hukum yang ditunjukkan pelaku semakin memicu kemarahan publik.

Junaedi, jurnalis yang menjadi korban dalam insiden tersebut, menceritakan kronologi kejadian saat dirinya hendak menjemput anaknya dari sekolah.

“Pas aku lewat dia melihat saya dan langsung menantang sambil berkata, ‘Apa?’ sambil memegang senjata tajam,” ungkap Junaedi kepada media.

Baca Juga :  Diduga Ancam Warga dengan Pisau, Pria di Siantar Barat Diamankan Polisi

Menurut Junaedi, ini bukan pertama kalinya Eko melakukan tindakan intimidasi.

“Semakin terlihat rasa hebatnya, mungkin karena dia merasa kebal hukum,” tambahnya dengan nada kecewa.

Junaedi mengaku telah melaporkan insiden sebelumnya pada 23 November 2024 dengan nomor laporan LP/339/XI/2024/SPKT/Polrestabes Medan.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arief Setyawan, melalui Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson, juga belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini.

Baca Juga :  Aktivitas Judi Jackpot di Belakang KFC Zipur Medan Labuhan Masih Beroperasi, Polisi Belum Beri Tanggapan

Ketua Koalisi Mahasiswa, Sutoyo, mengecam keras aksi intimidasi dan arogansi yang dilakukan oleh anak oknum kades tersebut.

“Kami mendesak pihak berwajib untuk bertindak tegas secepatnya tangkap agar hukum tetap ditegakkan. Jika tidak, ini akan menjadi preseden buruk bagi masyarakat yang membutuhkan keadilan,” tegas Sutoyo.

Kasus ini mendapat sorotan tajam dari masyarakat yang menilai lemahnya penegakan hukum.

Publik berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas tanpa pandang bulu demi menegakkan keadilan.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page