Scroll untuk baca artikel
InternasionalTeknologi

Setelah 286 Hari, Crew-9 NASA Sukses Pulang ke Bumi! Langkah Besar Manusia Menuju Bulan dan Mars

733
×

Setelah 286 Hari, Crew-9 NASA Sukses Pulang ke Bumi! Langkah Besar Manusia Menuju Bulan dan Mars

Sebarkan artikel ini

Florida, LIVESUMUT.com – NASA dan SpaceX berhasil menyelesaikan misi rotasi kru komersial kesembilan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada hari Selasa (18/03/2025) sore.

Misi ini merupakan bagian dari Program Kru Komersial NASA, yang bertujuan menyediakan transportasi yang aman, andal, dan hemat biaya ke orbit rendah Bumi.

Selain itu, penelitian yang dilakukan dalam misi ini berkontribusi terhadap persiapan eksplorasi manusia ke Bulan dan Mars.

Pesawat ruang angkasa Dragon Freedom milik SpaceX mendarat dengan selamat di perairan lepas pantai Tallahassee, Florida, di Teluk Meksiko, pada pukul 17:57 EDT.

Dilansir dari YouTube NASA pada Rabu (19/03/2025), Astronaut NASA Nick Hague, Suni Williams, dan Butch Wilmore, serta kosmonaut Roscosmos Aleksandr Gorbunov, berhasil kembali ke Bumi setelah menjalankan misi selama berbulan-bulan di ISS.

Tim penyelamat SpaceX segera mengevakuasi awak dan membawa mereka ke daratan, sebelum mereka diterbangkan ke Johnson Space Center NASA di Houston untuk bertemu kembali dengan keluarga mereka.

Baca Juga :  APJATEL Sumut Bahas Strategi Masa Depan Telekomunikasi dan Pembentukan Pengurus Baru
Foto : 4 Penumpang Pesawat Space X Dragon yaitu Suni, Butch, Nick, dan Aleksandr.

“Kami sangat senang menyambut kembali Suni, Butch, Nick, dan Aleksandr setelah misi panjang mereka yang mencakup penelitian ilmiah penting, demonstrasi teknologi, serta pemeliharaan di Stasiun Luar Angkasa Internasional,” ujar Penjabat Administrator NASA, Janet Petro.

“Dengan persiapan, kecerdikan, dan dedikasi, kita dapat mencapai hal-hal luar biasa demi kemajuan umat manusia, mendorong batas eksplorasi dari orbit rendah Bumi hingga ke Bulan dan Mars.” tambahnya.

Misi Panjang dan Kontribusi Ilmiah

Crew-9 menjalankan berbagai eksperimen selama mereka berada di luar angkasa.

Para astronaut melakukan lebih dari 150 eksperimen ilmiah dan demonstrasi teknologi unik, mencakup penelitian pertumbuhan tanaman, potensi teknologi sel punca untuk mengatasi penyakit darah dan kanker, serta uji sistem pencahayaan yang membantu menjaga ritme sirkadian astronaut.

Baca Juga :  3 Astronot NASA dan 1 Kosmonot Rusia Kembali ke Bumi dari Luar Angkasa

Mereka juga meneliti kelangsungan hidup mikroorganisme di luar angkasa dan memuat satelit kayu pertama untuk diluncurkan.

Williams juga mencetak sejarah dengan mencatat rekor sebagai astronaut perempuan dengan total waktu spacewalk terlama, yakni 62 jam 6 menit.

Bersama Wilmore dan Hague, ia melakukan perbaikan di luar ISS, termasuk melepas antena frekuensi radio dan memasang tambalan pada filter teleskop sinar-X.

Perjalanan Menuju Bumi

Crew-9 meninggalkan ISS pada hari Selasa pukul 01:05 EDT, setelah menyelesaikan misi mereka yang dimulai dengan dua peluncuran terpisah.

Hague dan Gorbunov diluncurkan pada 28 September 2024 menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral, sementara Williams dan Wilmore diluncurkan pada 5 Juni 2024 menggunakan Boeing Starliner dan roket Atlas V.

Secara keseluruhan, Williams dan Wilmore menghabiskan 286 hari di luar angkasa, menempuh jarak 121.347.491 mil, dan menyelesaikan 4.576 orbit Bumi.

Baca Juga :  Pria China Ini Kuasai Bahasa Jepang Berkat Nonton 4.545 Film Dewasa

Hague dan Gorbunov menghabiskan 171 hari di luar angkasa, menempuh 72.553.920 mil, dan menyelesaikan 2.736 orbit.

Bagi Gorbunov, ini merupakan penerbangan luar angkasa pertamanya.

Langkah Menuju Masa Depan

Setelah kembali ke Bumi, Dragon Freedom akan menjalani pemeriksaan dan perawatan di fasilitas SpaceX di Cape Canaveral, sebelum digunakan kembali dalam misi mendatang.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan selama Crew-9 akan membantu NASA dalam upaya menjelajahi Bulan dan Mars, membawa manusia lebih jauh ke luar angkasa daripada sebelumnya.

Crew-9 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan NASA dan SpaceX dalam menyediakan akses yang lebih luas ke luar angkasa dan mendorong inovasi dalam eksplorasi angkasa.

Dengan keberhasilan misi ini, NASA semakin dekat dalam mewujudkan impian menjadikan manusia sebagai spesies antarplanet.

You cannot copy content of this page