Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Hukum & Kriminal

8 Bulan Kasus Penganiayaan Tak Kunjung Diproses, Kinerja Kapolsek Indrapura Dipertanyakan

590
×

8 Bulan Kasus Penganiayaan Tak Kunjung Diproses, Kinerja Kapolsek Indrapura Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

Batu Bara, LIVESUMUT.com – Delapan bulan sudah berlalu sejak laporan dugaan penganiayaan terhadap Eko Razmian Sihombing, warga Desa Semodong, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, masuk ke Polsek Indrapura, namun hingga kini, belum ada titik terang.

Pelaku masih bebas, sementara pelapor dan keluarganya terus menanti keadilan yang tak kunjung datang.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada 26 November 2024.

Laporan disertai bukti dan keterangan resmi telah diajukan ke Polsek Indrapura yang berada di bawah naungan Polres Batu Bara.

Baca Juga :  Kasus Pengrusakan Kantor PAC PBB Belawan Mandek, Polres Dinilai Lamban Bertindak

Namun, hingga pertengahan Juni 2025, proses hukum masih jalan di tempat.

Terlapor, Rames Daud Sihombing, bahkan disebut-sebut telah terlacak keberadaannya, namun aparat dinilai tak melakukan tindakan serius.

“Kami seperti diminta jadi detektif, mencari pelaku, menyerahkannya ke polisi baru ditindak. Kalau begitu, untuk apa ada institusi penegak hukum?!” ujar Eko dengan nada tajam, pada Rabu (11/6/2025).

Kekecewaan keluarga korban semakin dalam ketika informasi keberadaan pelaku yang sempat disampaikan kepada Kanit Polsek tidak ditindaklanjuti.

Rames Daud dikabarkan sempat bersembunyi di wilayah Simalungun, namun lepas begitu saja.

Baca Juga :  Aktivitas Judi Jackpot di Belakang KFC Zipur Medan Labuhan Masih Beroperasi, Polisi Belum Beri Tanggapan

Langkah penegakan hukum dinilai lamban dan tidak berpihak kepada korban.

Ibunda Eko pun menyuarakan kekecewaannya, “Apa harus disuap dulu baru ditangkap? Kami sudah puluhan kali ke kantor polisi. Jawabannya selalu sama: ‘Sabar ya, Bu’. Tapi sampai kapan? Delapan bulan sabar, hukum belum juga bicara.”

Keluarga korban kini mempertanyakan tanggung jawab pimpinan Polsek Indrapura.

Mereka menilai, ketidakseriusan dalam menangani kasus ini mencoreng citra institusi kepolisian di mata masyarakat.

Kapolsek Indrapura ketika dikonfirmasi menanggapi “Terimakasih infonya sudah peduli dengan tugas kami, saat ini Kanitres lidik keberadaan pelaku”.

Baca Juga :  Air Mata Damai: Ibu dan Anak yang Bertengkar Akhirnya Berpelukan di Polsek Siantar Barat
Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page