Scroll untuk baca artikel
Daerah

Tiga Kali Pecah: Material Proyek U-Ditch Gaperta Ujung Disorot, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan Bungkam

585
×

Tiga Kali Pecah: Material Proyek U-Ditch Gaperta Ujung Disorot, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan Bungkam

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com – Pasca penangkapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara, Topan Obaja Ginting, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (26/6/2025), sorotan tajam mulai mengarah ke sejumlah proyek infrastruktur yang tengah berjalan di Kota Medan.

Topan Obaja Ginting yang diketahui baru menjabat selama kurang lebih empat bulan, kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek jalan bersama empat orang lainnya.

Gelombang dukungan masyarakat terhadap KPK sempat terlihat lewat karangan bunga yang berjejer di berbagai ruas jalan kota Medan, sebagai bentuk apresiasi atas langkah tegas lembaga antirasuah tersebut.

Salah satu proyek yang menuai perhatian adalah pembangunan saluran air dengan sistem U-Ditch di Jalan Gaperta Ujung.

Baca Juga :  Semangat Kebersamaan, BRI Cabang Tarutung Hadir di Natal Regional Office Medan

Proyek ini mencurigakan karena tidak disertai dengan papan informasi publik sebagaimana mestinya.

Pantauan tim wartawan di lokasi mendapati kejanggalan pada kualitas pengerjaan.

Beberapa unit U-Ditch terlihat dalam kondisi rusak parah.

Keterangan foto: U-Ditch yang pecah di depan Restoran Mi Gacoan.

Tepat di depan Restoran Mi Gacoan, satu unit U-Ditch bahkan ditemukan dalam keadaan hancur, menimbulkan pertanyaan serius tentang standar mutu material yang digunakan.

Pihak Restoran Gacoan membenarkan kerusakan tersebut.

“U Ditc yang terpasang di jalan masuk restoran sudah mengalami pecah / hancur sebanyak tiga kali dan dilakukan penggantian 3 kali oleh pengelola proyek, dan untuk ketiga kalinya U Ditc tersebut juga diketahui pecah kembali,” ujar mereka pada Minggu (29/6/2025).

Baca Juga :  Pembangunan Pabrik Roti di Sempadan Sungai Medan Tuai Sorotan, Dinas Sumber Daya Air Diduga Abaikan Pengawasan

Mereka juga mengungkapkan penyebab kerusakan.

“U Ditc tersebut pecah saat kendaraan angkutan barang Mobil jenis Pick up dengan tonase 3 ton milik Restoran Gacoan melintasi U Ditc tersebut, diduga U Ditc tidak punya daya tahan mengakibatkan U Ditc tersebut hancur,” lanjut pihak restoran.

Yang lebih mengejutkan, setelah U-Ditch kembali hancur untuk ketiga kalinya, pihak proyek justru meminta pihak pengelola restoran untuk mengganti sendiri dengan dana pribadi.

Padahal, menurut pengelola, kondisi jalan masuk restoran sebelumnya tidak pernah bermasalah saat dilalui kendaraan berat.

Ketika dikonfirmasi pada Senin (30/6/2025), mengenai proyek U-Ditch yang tidak menyertakan papan plank informasi, Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kota Medan, Gibson Panjaitan menyatakan akan menjawab konfirmasi kepada tim wartawan.

Baca Juga :  Menguak Konflik PT Toba Pulp Lestari: Deforestasi, Pelanggaran Hak Adat, dan Krisis Lingkungan di Kawasan Danau Toba

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan lanjutan dari Gibson Panjaitan.

Situasi ini menambah daftar pertanyaan publik terhadap integritas proyek-proyek infrastruktur yang dikelola di Sumatera Utara.

Dugaan kerjasama antara oknum dinas dan pihak pelaksana proyek untuk mencari keuntungan pribadi perlu diselidiki secara menyeluruh.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan KPK diharapkan mengambil langkah tegas dan cepat dalam mengusut potensi praktik korupsi yang membayangi proyek-proyek vital di wilayah ini.

Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi pondasi utama dalam setiap pembangunan demi kepentingan masyarakat luas.

You cannot copy content of this page