P.SIDIMPUAN, LIVESUMUT.com – Suasana tenang di SMA Negeri 5 Padangsidimpuan mendadak berubah mencekam.
Kepanikan pecah ketika kepulan asap tiba-tiba muncul dari salah satu ruang kelas di Jalan Melati No. 90, Padangsidimpuan Selatan, Selasa (18/11/2025).
Dalam hitungan detik, ratusan siswa histeris dan berlarian keluar gedung, sebagian berteriak sambil menutup hidung dan mulut dari asap yang kian menebal.
Guru serta warga sekitar berupaya menenangkan para pelajar yang ketakutan, namun suasana kian sulit dikendalikan.
Kepala Bidang Damkar Pemko Padangsidimpuan, Ashadi Mukhtar, menyebutkan kejadian bermula sekitar pukul 14.40 WIB.
“Api berhasil kita padamkan pada pukul 15.15 WIB. Tidak ada korban jiwa. Untuk sumber api, masih dalam penyelidikan,” tegasnya.
Damkar menerjunkan enam unit mobil pemadam, yakni Tanker 02, 04, 05, 06, 07, dan 08. Laporan menyebutkan, asap tebal yang muncul pada jam sibuk sekolah membuat situasi berubah drastis, memicu kepanikan massal di lingkungan SMA tersebut.
Sebelum petugas tiba, beberapa guru dan warga sempat melakukan pemadaman awal menggunakan alat seadanya.
Namun hembusan angin membuat api cepat membesar dan merambat ke bagian dalam ruangan sehingga upaya manual tak lagi mampu mengendalikan kobaran.
Beberapa menit kemudian, suara sirine mobil Damkar memecah kekacauan. Tim pemadam langsung menyemprot titik api dan mengamankan area sekolah dari potensi bahaya lanjutan.
Upaya gabungan petugas dan warga akhirnya membuahkan hasil si jago merah dapat dijinakkan kurang dari satu jam.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Pihak sekolah kini masih melakukan pendataan kerugian materiil akibat insiden tersebut.
Hingga kini, Damkar dan pihak berwenang masih menyelidiki penyebab munculnya api. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap kebakaran, terutama di lingkungan sekolah yang melibatkan ratusan pelajar setiap harinya. (JN-Irul)







