Toba, LIVESUMUT.com – Kabupaten Toba semakin dilirik investor asing. Kali ini, rombongan investor asal Jepang datang langsung untuk mengintip peluang investasi di berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, pariwisata, hingga energi listrik.
Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis (2/4/2026), dipimpin Kato Kosuke selaku Direktur Utama EBT Japan dan Isono sebagai Direktur Utama Bifudo Partner Nusantara. Turut hadir Anggota Dewan Provinsi Okayama, Torri, serta Direktur Utama PT Aishin Naipar Indonesia, Berman Nainggolan.
Rombongan disambut langsung oleh Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu bersama Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus, didampingi sejumlah pimpinan OPD dan staf ahli di lingkungan Pemkab Toba.
Bupati Toba menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk membuka peluang kerja sama internasional yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kabupaten Toba merupakan salah satu daerah yang berada di kawasan Danau Toba, yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas oleh Pemerintah Republik Indonesia. Selain potensi pariwisata yang sangat besar, Kabupaten Toba juga memiliki keunggulan di sektor pertanian, hortikultura, perikanan, serta potensi energi terbarukan yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan,” kata Bupati melalui penerjemah, Berman Nainggolan.
Menurutnya, potensi besar tersebut perlu didukung dengan investasi dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk investor mancanegara.
“Kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan, menjamin kepastian hukum, serta terus meningkatkan dukungan infrastruktur guna menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Ia berharap penjajakan ini tidak berhenti pada pertemuan awal, melainkan berlanjut pada langkah konkret seperti transfer teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat Toba.
Dari pihak Jepang, Anggota Dewan Provinsi Okayama, Torri, mengungkapkan ketertarikannya pada sektor pertanian. Ia bahkan menawarkan dukungan teknologi dari daerahnya yang dikenal sebagai penghasil anggur berkualitas tinggi.
“Berikutnya bagian pertanian dari Okayama bisa saya hadirkan langsung ke sini. Dari Okayama pertanian paling besar adalah anggur dan itu mahal,” ujarnya.
Sementara itu, Isono menegaskan kesiapan pihaknya untuk berinvestasi di Kabupaten Toba.
“Bila mana Bapak-Ibu membuka diri saya juga membuka diri dalam hal investasi, dari sekarang saya mohon kerjasamanya,” ujarnya singkat.
Lebih lanjut, Kato Kosuke memaparkan bahwa ada tiga sektor utama yang menjadi fokus penjajakan investasi di Kabupaten Toba, yakni pertanian, pariwisata, dan energi listrik.
Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan investasi, khususnya di sektor pertanian. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk melatih tenaga kerja dari Toba langsung di Jepang.
“Tidak harus berpendidikan tinggi, cukup kemauan dan kegigihan,” katanya.
Selain itu, ia juga berharap dukungan pemerintah daerah dalam hal perizinan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan potensi investasi serta diskusi lebih mendalam terkait peluang kerja sama. Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Kabupaten Toba memberikan ulos kepada para investor. Khusus kepada Torri, juga diserahkan plakat sebagai tanda kunjungan ke Kabupaten Toba.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten Toba mulai dilirik investor internasional, dengan berbagai sektor unggulan yang siap dikembangkan ke depan.













