Scroll untuk baca artikel
Nasional

Korupsi Pertamina, Ahok Siap Buka Bukti di Persidangan: “Saya Pernah Ancam Pecat Riva!”

441
×

Korupsi Pertamina, Ahok Siap Buka Bukti di Persidangan: “Saya Pernah Ancam Pecat Riva!”

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com – Respon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produksi kilang di PT Pertamina Patra Niaga.

Sebagai mantan Komisaris Utama PT Pertamina, perusahaan induk dari PT Pertamina Patra Niaga, Ahok menegaskan bahwa dirinya pernah mengancam akan memecat Riva Siahaan, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Itulah kenapa saya dikurung tidak boleh jadi Dirut. Janjikan saya jadi Dirut untuk membereskan, makanya saya hanya bisa melakukan sebatas yang bisa saya awasi,” ujar Ahok dalam wawancara di YouTube Narasi yang tayang pada Sabtu (1/3/2025).

Baca Juga :  Polrestabes Medan Segel SPBU di Jalan Flamboyan, Diduga Jual Pertalite Oplosan RON 87!

Ahok menyebut bahwa dirinya kerap melontarkan kemarahan kepada Riva saat masih menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.

“Lu tanya ke si Riva, itu pernah gua maki. Kalau gua Dirut, udah gua pecat lu. Benar gua gituin, gue pecat lu!” tegas Ahok.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya hampir setiap hari memarahi Riva terkait berbagai kebijakan yang dinilainya tidak efisien, termasuk soal penghapusan transaksi tunai di SPBU dan penggunaan teknologi untuk pengukuran minyak.

“Saya minta tunai dihilangkan dari seluruh SPBU. Termasuk soal gauges untuk ngukur semua digital. Tapi enggak, mereka bikin sama Telkom ngukur tangkinya. ‘Kok gak mau?’ gue bilang. ‘Lu jangan kekeliruan di kampung namanya kekeliruan, buat apa gue tahu isi tangki.’”

Baca Juga :  MK Putuskan Polisi Aktif Tak Boleh Lagi Duduki Jabatan Sipil, Harus Mundur atau Pensiun Dulu

Ahok menegaskan bahwa dirinya memiliki rekaman rapat yang dapat dijadikan bukti jika dirinya dipanggil oleh Kejaksaan Agung. Namun, ia mengaku belum bisa membukanya ke publik karena termasuk dalam rahasia perusahaan.

“Mereka nekan saya, saya gak boleh ngomong ke media karena ini rahasia perusahaan, oke. Saya mesti kerjain. Saya harap kalau naik sidang, itu nanti semua rapat saya itu suara diperdengarkan di sidang,” kata Ahok.

Terkait kemungkinan dirinya diperiksa oleh Kejaksaan Agung, Ahok menyatakan kesiapannya untuk memberikan bukti yang ia miliki.

Baca Juga :  SPBU Pertamina 14.221.241 Kabanjahe Diduga Nakal, Bebas Layani BBM Subsidi Pakai Jeriken

Sebelumnya, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, Abdul Qohar, menegaskan bahwa pihaknya akan memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini, termasuk kemungkinan memanggil Ahok untuk memberikan keterangan.

You cannot copy content of this page