Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Peristiwa

Aseng Kritis Usai Dikeroyok di Pakter Tuak Padangsidimpuan, Satu Pelaku Diduga Oknum TNI

1009
×

Aseng Kritis Usai Dikeroyok di Pakter Tuak Padangsidimpuan, Satu Pelaku Diduga Oknum TNI

Sebarkan artikel ini

Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com | Insiden pengeroyokan terjadi di sebuah pakter (cafe tuak) di kawasan Simarsayang, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada Rabu (20/8/2025).

Seorang pria bernama Aseng (42), warga Kelurahan Timbangan, Sigiring-giring, menjadi korban hingga mengalami kondisi kritis.

Menurut keterangan Elvan, yang merupakan keluarga korban, pengeroyokan diduga dilakukan oleh sejumlah orang, salah satunya disebut-sebut oknum anggota TNI AD berinisial N.

“Saat ini Aseng dalam keadaan kritis (koma) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan. Semoga kasus ini dapat diungkap dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku,” harap Elvan.

Baca Juga :  Kejati Sumut Selesaikan Empat Perkara Pidana dengan Keadilan Restoratif

Elvan menjelaskan kondisi korban cukup mengenaskan.

Aseng mengalami luka lebam dan bengkak pada wajah, pendarahan dari hidung, luka memar di pelipis mata, serta luka berdarah pada bagian tangan.

“Kejadian tersebut belum diketahui apa penyebabnya, dan kita sudah membuat laporan resmi ke Polres Kota Padangsidimpuan,” tambahnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Naibaho, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan penjelasan detail lantaran korban belum bisa dimintai keterangan.

Baca Juga :  Gara-gara Rebutan Pembeli, Dua Pedagang Tissue Bentrok di Siantar Utara

“Sekarang sedang dilakukan penyelidikan,” ungkap AKP Naibaho kepada wartawan melalui sambungan telepon.

Kasus ini menyita perhatian publik, mengingat salah satu pelaku disebut-sebut merupakan aparat TNI.

Masyarakat pun berharap proses hukum berjalan transparan dan adil demi memberikan keadilan bagi korban.

Advertisement
Advertisement
ADVERTISEMENT

You cannot copy content of this page